Bekal Nusantara, Bekal Masa Depan

Written By

Kurnia Widiasih

Author

Jangan bayangkan jalan dengan aspal mulus dengan kondisi yang nyaman, karena realitanya jalanan menuju Desa Simpang Badak masih berupa jalan tanah. Desa Simpang Badak pun jauh dari desa yang bersih dan maju, bahkan listrik pun hanya bisa diakses di siang hari dengan jam yang telah ditentukan. Letaknya yang jauh di pedalaman membuat warga desa susah mendapatkan akses kesehatan, pendidikan, dan juga hiburan. Hiburan yang mereka bisa dapat hanya permainan yang sudah disediakan oleh alam. Iya, mereka hanya bisa bermain di hutan ataupun di lapangan dengan tanah. Inilah alasan kenapa anak-anak di sini harus memiliki tubuh yang sehat dan kuat.

Ibu Meiske bersama Bekal Nusantara membuat senyum lebar anak-anak di Desa Simpang Badak terlihat. Bekal Nusantara juga membuat para orang tua merasa lebih lega, ada yang menjaga kesehatan dan nutrisi dari anak-anaknya. Semua orang pasti tahu kalau masa kanak-kanak adalah masa dimana tubuh mengalami pertumbuhan dan perkembangan, dari segi fisik dan mental. Faktor yang sangat mempengaruhi adalah gizi dan nutrisi yang didapat saat anak-anak. Kekurangan gizi pada anak akan berdampak pada keterbatasan pertumbuhan, rentan terhadap penyakit, juga perkembangan motorik anak. Sehingga anak akan lebih gampang lelah, tidak bersemangat, dan lambat (Muaris dalam Entie Rosela dkk: 2017).

Mereka semua antusias menantikan kapan mereka bisa menikmati makanan ini. Terlihat waktu kami baru saja datang dan turun dari mobil sambil membawa makanan. Malu-malu mereka mengintip dari jendela rumah. Siapa wajah baru yang diajak Ibu Meiske, makanan apa yang mereka bawa kali ini, serukah permainan hari ini? Mungkin pertanyaan itu yang terlintas di kepala warga Desa Simpang Badak.

Saat Ibu Meiske dan Kepala Desa Simpang Badak, Bapak Sinehe Menrova, memanggil anak-anak untuk berkumpul, barulah antusias mereka terlihat. Mereka berlarian, tertawa, dan bersemangat. Senang melihat perubahan positif dari anak-anak ini. Kami bermain mengenal buah-buahan, sayuran, dan warna. Ada beberapa sayur dan buah yang belum pernah mereka lihat dan makan sebelumnya. Permainan ini buat mereka tahu nama buah dan fungsinya buat tubuh mereka.

Setelah main, waktunya untuk makan! Dengan lahap, mereka menikmati makanan yang sudah diberikan. Senang melihat mereka tersenyum menikmati makanan yang kami berikan. Tidak lupa, Ibu Meiske memberi vitamin untuk anak-anak di sini agar daya tahan tubuh mereka kuat, dan bisa main bersama teman-teman.

Dengan adanya Bekal Nusantara, memang terlihat jelas anak-anak jadi belajar banyak tentang makanan yang mereka makan. Efek dari makanan pun terlihat jelas dari perkembangan mereka. Mereka jadi selalu aktif, tidak mudah sakit, dan selalu bersemangat belajar dan bermain dengan semua orang di sekitar mereka. Keterbatasan yang ada di desa mereka, tidak menjadi penghalang mereka untuk mencari tahu hal baru. Dari makanan dan nutrisi yang mereka dapat, akan menjadi bekal untuk masa depan yang lebih baik.

Written By

Kurnia Widiasih

Author